Tinjauan literatur tentang peran play therapy dalam menurunkan trauma pada anak

Aqela Adelia Putri(1), Jeni Sunia Liana(2), Mufadhal Barseli(3),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Putra Indonesia " YPTK" Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/01791

Full Text:    Language : en

Abstract


Play therapy merupakan penggunaan sistematis model teoretis melalui media permainan sebagai bahasa alami anak untuk membantu mereka mengatasi kesulitan psikososial serta mencapai perkembangan optimal. Pendekatan Play Therapy ini memainkan peran krusial dalam menyediakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan emosi dan memproses pengalaman traumatis yang sulit diungkapkan secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan mekanisme play therapy dalam menurunkan dampak trauma pada anak akibat bencana alam, kekerasan, maupun penyakit kronis. Metode yang digunakan adalah library research (studi kepustakaan) dengan mengorganisasikan berbagai referensi teoretis, jurnal, dan dokumen relevan secara sistematis. Hasilnya menunjukkan bahwa play therapy efektif menurunkan gejala trauma melalui fase pembangunan rasa aman, eksplorasi simbolik, dan penerapan taksonomi permainan yang mendukung pemulihan fungsi sosial serta regulasi emosi anak. Diharapkan tenaga profesional seperti konselor dan pekerja sosial mengintegrasikan taksonomi permainan serta kearifan lokal dalam intervensi pemulihan trauma anak di berbagai lembaga layanan sosial.

References


Adriana. (2011). Tumbuh Kembang dan Terapi Bermain pada Anak. Salemba Medika.

Alexander, J. C. dkk. (2004). Cultural Trauma and Collective Identity. London, England: University of California Press, Ltd.

Amalianita, B., Kusaini, U. N., Yulianti, Y., Zubaidah, Z., & Putri, Y. E. (2025). Analysis of Coping Mechanisms on Student Resilience in Managing Academic Stress. International Journal of Education, Culture, and Society, 3(1), 155-165.

Axline, V. M. (2012). Play Therapy: The Inner Dynamics of Childhood. Pickle Partners Publishing.

Aziz, R. (2005). Terapi Permainan: Teori dan Aplikasi dalam Perkembangan Anak. Jakarta: Kedokteran EGC. Baggerly, J., & Jenkins, W. W. (2009). The Effectiveness of Child-Centered Play Therapy on Developmental and

Diagnostic Factors in Children Who are Homeless. International Journal of Play Therapy, 18(1), 45.

Bratton, S. C., Ray, D., Rhine, T., & Jones, L. (2005). The Efficacy of Play Therapy with Children: A meta-analytic review of treatment outcomes. Professional Psychology: research and practice, 36(4), 376.

Bray, J. S. (2015). Trauma and Young Children: How the Problem Plays Out. England: Emerald group publishing.

Efendi, B. M. S., Pratiwi, I., Wizurai, N. A., & Mufid, M. K. A. W. (2022). Trauma Healing Terhadap Balita Dan Anak-Anak Di Posko Korban Erupsi Gunung Semeru Smpn 2 Pasirian, Kabupaten Lumajang. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 241-248.

Fayed, A., Afif, M., Syamsul, M., Pujo, W., & Kusuma. (2023). Trauma Healing Anak Pasca Bencana Gempa Bumi Cianjur 2022 Dengan Metode Art Therapy. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(5), 90–98.

Goodyear, B. P. (2019). Trauma and Play Therapy: Helping children heal. New York & London: Routledge (Taylor & Francis Group).

Hasanah, M., Fitri, W., & Wusqa, U. (2023). Terapi Bermain Dalam Mengurangi Trauma Pada Anak Korban Kekerasan. Al Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 14(01), 38-50.

Hatta, K. (2016). Trauma Dan Pemulihannya Suatu Kajian Berdasarkan Kasus Pasca Konflik Dan Tsunami. Ar-Raniry Press.

Jones, S. (2009). Trauma and Grace: Theology in A Ruputured World. Louisville, Kentucky: Westminster John Knox Press.

Kinchin, D. (2007). A Guide to Psychological Debriefing: Managing emotional decompression and post-traumatic stress disorder. Jessica Kingsley Publishers.

Kusuma, A. W. (2025). Efektivitas Teknik Bermain Boneka dalam Membantu Pemulihan Trauma Anak Korban Pelecehan Seksual: Studi Kasus Di Panti Asuhan Wijaya Kusuma. Insight, 14, 2.

La Motte, J. U. L. I. A. (2011). Psychotherapeutic Techniques and Play Therapy with Children Who Experienced Trauma: A review of the literature. The Undergraduate Review, 7(15), 68-72.

Lailiyati. (2018). Efektivitas Terapi Bermain Mewarnai dalam Menurunkan Tingkat Stres Hospitalisasi pada Pasien Anak Usia Prasekolah. Jurnal Kesehatan, 9(2),112-120.

Landreth, G.L. (2001). Innovations in Play therapy:Issues, Process, and Special Populations. Brunner Routledge: Taylor & Francis.

Landreth, G.L. (2012). PlayTherapy: The art of the relationship. New York: Taylor & Francis Group, LLC.

Lowes, L., & Lyne, P. (2000). Chronic Sorrow in Parents of Children with Newly Diagnosed Diabetes: a review of the literature and discussion of the implications for nursing practice. Journal of Advanced Nursing, 32(1), 41-48.

Malchiodi, A.C. (2008). Creative Intervensions with Traumatized Children. New York: The Guild Ford. Mardiyati, I. (2015). Dampak Trauma Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap Perkembangan Psikis Anak. Jurnal Studi Gender dan Anak, 1(2), 26-35.

Nurjannah, D. (2012). Manajemen Bencana. Bandung: Alfabeta.

Ogawa, Y. (2004). Childhood Trauma and Play Therapy Intervention for Traumatized Children. Journal of Professional Counseling: Practice, Theory, & Research, 32(1), 19 -29.

Piaget, J. (2013). Play, Dreams and Imitation in Childhood. New York: Routledge. Rohmah, N. (2018). Terapi Bermain. LPPM Universitas Muhammadiyah Jember.

Russ, S. W. (2007). Pretend Play: a resource for children who are coping with stress and managing anxiety. NYS Psychologist, 19(5), 13-17.

Snow, M. S., Wolff, L., Hudspeth, E. F., & Etheridge, L. (2009). The Practitioner as Researcher: Qualitative case studies in play therapy. International Journal of Play Therapy, 18(4), 240.

Sue, D. W., & Sue, D. (2016). Counseling the Culturally Diverse: Theory and Practice. New York: John Wiley. Sukmaningrum, E. (2001). Terapi Bermain sebagai Salah Satu Alternatif Penanganan Pasca Trauma Karena Kekerasan (Domestic Violence) Pada Anak. Jurnal Psikologi, 8(2),14-23.

Suryana, E., Nizamuddin, N., Sabti, A., Imran, I., Syahrul, S., & Mawarpury, M. (2020). Analisis Trauma Psikologis dan Depresi Para Penyintas Bencana yang Berulang. Jurnal Ilmiah Peuradeun , 8 (3), 531.

Thoyibah, Z., Dwidiyanti, M., Mulianingsih, M., Nurmayani, W., & Wiguna, RI (2019). Gambaran Dampak Kecemasan dan Gejala Psikologis pada Anak Korban Bencana Gempa Bumi di Lombok. Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Holistik , 2 (1), 31-38.

Tuwu, D. (2025). Implementasi Program Play Therapy Untuk Mengurangi Tindakan Kekerasan Pada Anak Indonesia. Journal Publicuho, 8(4), 2664-2674.

Widyastuti, C., Widha, L., Aulia, A., R. (2019). Play Therapy Sebagai Bentuk Penanganan Konseling Trauma Healing Pada Anak Usis Dini. Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 16(1), 102-103.

Wright, S. (2009). Be Your Own Therpist. Yogyakarta : Kanisius.

Yule, W., Perrin, S., & Smith, P. (1999). Post-Traumatic Stress Disorders in Children and Adolescents. In Post-traumatic stress disorders: Concepts and therapy (pp. 25-50). New York: John Wiley & Sons Inc.


Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.