Abstract
Kecemasan pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang kompleks, dipicu oleh faktor akademik, sosial, dan lingkungan, memerlukan intervensi efektif seperti art therapy. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas art therapy dalam mengurangi kecemasan remaja melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis studi terbitan lima tahun terakhir dari database seperti Google Scholar. Hasil menunjukkan bahwa art therapy (melalui lukis, musik, atau tari) signifikan menurunkan kecemasan, terutama pada remaja dengan Generalized Anxiety Disorder (GAD) dan tekanan akademik, serta kelompok rentan seperti pasien kanker dan lansia. Efektivitasnya bervariasi tergantung durasi intervensi, metode, dan dukungan lingkungan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa art therapy merupakan pendekatan terapeutik yang menjanjikan untuk mengelola kecemasan remaja, meski diperlukan adaptasi metode sesuai kebutuhan individu.