Peran art therapy dalam pemulihan trauma psikologis anak

Mujadid Nazifah Gesti Ali(1), Ridho Candra(2), Siti Dwi Zahara(3), Lira Erwinda(4),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(4) Universitas Bina Bangsa  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/01831

Full Text:    Language : en

Abstract


Anak dalam masa perkembangnnya dengan daya ingat dan daya tangkap yang kuat seringkali mudah memahami dan menyimpan peristiwa yang dilaluinya. Salah satunya peristiwa traumatis atau peristiwa yang tidak sesuai dengan perkembangan mereka sehingga menyebabkan trauma. Trauma pada anak merupakan keadaan serius yang akan berdampak besar hingga kehidupan dewasanya baik dari segi emosional, kognitif maupun sosial anak. Anak dengan trauma akan memiliki beban psikologis yang berat, sehingga hal ini akan menyebabkan ketimpangan-ketimpangan yang mengganggu masa perkembangannya. Banyak intervensi yang dikembangkan sebagai jalan bantuan untuk anak-anak dalam menurunkan trauma yang mereka alami, salah satunya adalah Art therapy. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana efektivitas Art therapy dalam menurunkan trauma yang dialami anak-anak, baik itu trauma pelecehan seksual, trauma KDRT, trauma pada bencana ataupun pada trauma dengan peristiwa yang traumatis. Prosedur Art therapy dinilai efektif untuk membantu anak-anak dalam mengungkapkan apa yang mereka rasakan secara non-verbal dan bebas. Kajian literatur ini akan mengkaji bagaimana Art therapy efektif dalam membantu anak-anak menurunkan trauma mereka. Metode kajian ini adalah metode literatur reveiw dengan menggunakan berbagai karya ilmiah yang mengkaji efektivitas Art therapy dalam menurunkan trauma pada anak.

References


Aiyuda, N. (2019). Art Therapy. Nathiqiyyah, 2(1).

Bolangitan, A. H. (2024). Negative Impact Of Domestic Violence On Child Development (Dampak Negatif Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Anak). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(4), 971–982.

Bonza, W., & Fehlner, J. (1999). Visual Voice And Expression. Canadian Art Therapy Association Journal, 13(1–2), 13–26. https://doi.org/10.1080/08322473.1999.11432241

Djatmiko, F. A., & Surjaningrum, E. R. (2022). Sistematik Review: Gambaran Faktor Protektif Pada Anak Yang Orang Tuanya Meninggal Dunia. Jurnal Diversita, 8(2), 158–169.

Eva, E., Hadzar Affifah, G., & Nabila Hanun, I. (2021). Efektivitas Art Theraphy Dalam Membantu Mencerdaskan Emosional Pada Anak Kelas 1-6 Madrsah Desa Jagabaya. https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/proceedings

Fahlevi, R., Basaria, D., & Pranawati, S. Y. (2019). Penerapan Cognitive Behavioral Art Therapy (CBAT) Untuk Menurunkan Agresivitas Pada Remaja LPKA X. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 3(2), 385.

Freilich, R., & Shechtman, Z. (2010). The Contribution Of Art Therapy To The Social, Emotional, And Academic Adjustment Of Children With Learning Disabilities. The Arts In Psychotherapy, 37(2), 97–105.

Frontina, T., Budiarti, R. R., & Adrian, D. P. A. (2023). Masalah Perundungan Di Dalam Lingkup Pendidikan: Studi Kasus Terhadap Siswa Disabilitas. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 19(1), 84–94.

Giovani, S., Satiadarma, M. P., & Subroto, U. (2021). Efektivitas Art Therapy Metode Ganim Dalam Menurunkan Tingkat Disregulasi Emosi Pada Siswa Sma Yang Menjadi Korban Bullying. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(1), 47.

Goodyear-Brown, P., Worley, K., & Rubens, J. (2021). Camp Nurture: An Immersion In Key Components Of Traumaplay®. In Implementing Play Therapy With Groups (Pp. 78–91). Routledge.

Habibi, M. A. M. (2022). Penanganan Kecemasan Pada Anak Usia Dini Melalui Terapi Bermain. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(1), 156–162.

Hamidah, W., Asep, |, & Falah, M. (N.D.). Analisis Indikator Keberhasilan Proses Terapi Seni Sebagai Alternatif Metode Penyembuhan Kesehatan Mental.

Hidayah, R. (2014). Pengaruh Terapi Seni Terhadap Konsep Diri Anak. Makara Hubs-Asia, 18(2), 89–96.

Hidayati, F. U., & Ahyani, L. N. (2023). Pengaruh Visual Art Therapy Dalam Menurunkan Post Traumatic Stress Disorder Pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Perseptual, 8(1). http://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual

Ibda, F. (2023). Dukungan Sosial: Sebagai Bantuan Menghadapi Stres Dalam Kalangan Remaja Yatim Di Panti Asuhan. Intelektualita, 12(2).

Karkou, V. (2010). Arts Therapies In Schools: Research And Practice. Jessica Kingsley Publishers.

Kellogg, R. (1970). Analyzing Children’s Art. (No Title).

Knibe, S. (2015). Third-Degree Impasses From A Neurophysiological Perspective. Transactional Analysis Journal, 45(1), 38–47.

Kramer, E. (1971). Art Therapy With Children. New York: Schocken Books

Krisnanto, P. D. (2019). Pemberian Art Therapy Untuk Menurunkan Kecemasan Korban Gempa Bumi Pada Anak Di Wilayah Lombok Utara. Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 1(1).

Lavergne, M. (2004). Art Therapy And Internal Family Systems Therapy. Canadian Art Therapy Association Journal, 17(1), 17–36. https://doi.org/10.1080/08322473.2004.11432257

Lowenfeld, V., & Brittain, L. (1964). Creative And Mental Growth (4th Ed.). New York/London: The Macmillan Company/Collier Macmillan Ltd

Meyerowitz-Katz, J. (2003). Art Materials And Processes–A Place Of Meeting Art Psychotherapy With A Four-Year-Old Boy. Inscape, 8(2), 60–69.

Moula, Z. (2020). A Systematic Review Of The Effectiveness Of Art Therapy Delivered In School-Based Settings To Children Aged 5–12 Years. International Journal Of Art Therapy, 25(2), 88–99.

Mousavi, M., & Sohrabi, N. (2014). Effects Of Art Therapy On Anger And Self-Esteem In Aggressive Children. Procedia-Social And Behavioral Sciences, 113, 111–117.

Ni’matus Sholihah, I. (2017). Kajian Teoritis Penggunaan Art Therapy Dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMK. http://ibks.abkin.org

Nur, N., Karim, F., Hambali, B., Jejak, R., & Kunci, K. (2024). Systematic literature review: peningkatan kesehatan mental melalui olahraga Keterangan. In Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI) (Vol. 4, Issue 2). https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/jok

Nur Shokiyah, N., Rupa Murni, S., & Seni Rupa Dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta, F. (2021). Terapi seni untuk mengatasi gangguan kecemasan pada lansia akibat pandemi covid-19 (Vol. 13, Issue 2).

Pellegrini, A. D. (2011). The Oxford Handbook Of The Development Of Play. Oxford University Press.

Prastini, E. (2024). Kekerasan Terhadap Anak Dan Upaya Perlindungan Anak Di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues, 4(2), 760–770.

Puspita Sari, Y., Suryaningsih, S., Yuliana, A., Aditya Affanda, M., Tasalim, R., Rahman, S., Riduansyah, M., Studi Profesi Ners, P., & Kesehatan, F. (2022). Edukasi manajemen kecemasan dengan teknik art therapy di Desa Paku Alam RT 02 Kabupaten Banjar. Desember, 2022(2).

Putri, D. R., Fillianto, A. D. C., & Iriyanto, J. B. (2021). Implementasi Art Therapy Untuk Meningkatkan Coping Stress Terkait Permasalahan Perkembangan Di Usia Remaja. JURNAL TALENTA, 10(2).

Rahmat, H. K., & Alawiyah, D. (2020). Konseling Traumatik: Sebuah Strategi Guna Mereduksi Dampak Psikologis Korban Bencana Alam. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 6(1), 34–44.

Rizkya, I., Purwono, R. U., & Abidin, Z. (N.D.). Efektivitas Person-Centered Art Therapy Untuk Mengurangi Simtom Post-Traumatic Stress Disorder (Ptsd) Pada Penyintas Bencana Gempa Di Lombok. In Jurnal Psikologi Sains Dan Profesi (Vol. 4, Issue 2). www.bnpb.go.id,

Sara, D. G. (2021). Pentingnya Visual Art Terapi Dalam Konseling. Available At SSRN 3936608.

Schweizer, C., Knorth, E. J., & Spreen, M. (2014). Art Therapy With Children With Autism Spectrum Disorders: A Review Of Clinical Case Descriptions On ‘What Works.’ The Arts In Psychotherapy, 41(5), 577–593.

Sholihah, I. N. (2018). Kajian Teoritis Penggunaan Art Therapy Dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMK. 1st ASEAN School Counselor Conference On Innovation And Creativity In Counseling.

Soma, Y. M., & Karneli, Y. (2020). Penerapan Teknik Art Therapy Untuk Mengurangi Kecemasan Sosial Terhadap Korban Cyberbullying. SCHOULID: Indonesian Journal Of School Counseling, 5(2), 67. https://doi.org/10.23916/08774011

Sugandi, A., Jaman, U. B., Nanjarullah, A., Nurajijah, A., Dianto, D. A., Moozanah, S., & Arumsari, M. (2023). Trauma Healing Dan Edukasi Pasca Gempa Bagi Anak-Anak Desa Sarampad. Easta Journal Of Innovative Community Services, 1(03), 80–85.

Sulistyanti, E. (2017). Layanan Konseling Art Therapy Untuk Mengatasi Trauma Anak Korban Bullying Di Sekolah. http://ibks.abkin.org

Talwar, S. (2007). Accessing Traumatic Memory Through Art Making: An Art Therapy Trauma Protocol (ATTP). Arts In Psychotherapy, 34(1), 22–35. https://doi.org/10.1016/j.aip.2006.09.001

Waller, D. (2006). Art Therapy For Children: How It Leads To Change. Clinical Child Psychology And Psychiatry, 11(2), 271–282.

Wibhowo, C., Andromeda DS, K., & Santoso, J. G. (2019). Trauma Masa Anak, Hubungan Romantis, Dan Kepribadian Ambang. Jurnal Psikologi, 46(1), 63–71.

Widyarani, L., Priliana, W. K., & Kustanti, C. (2020). Efektivitas Art Therapy Terhadap Pengetahuan Dan Praktik Pemeliharaan Kesehatan Gigi Pada Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 2(1), 29–39.

World Health Organisation (2014). Basic Documents. 48th Ed. http://apps.who.int/gb/bd/


Article Metrics

 Abstract Views : 1 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.