Abstract
Play therapy merupakan salah satu teknik konseling yang menggunakan aktivitas bermain sebagai media untuk membantu individu mengekspresikan perasaan, mengurangi tekanan emosional, serta meningkatkan kemampuan penyesuaian diri. Selama ini play therapy lebih banyak diterapkan pada anak, namun perkembangan kajian konseling menunjukkan bahwa teknik ini juga dapat diterapkan pada mahasiswa. Mahasiswa sering menghadapi berbagai tekanan seperti stres akademik, kecemasan, burnout, masalah relasi sosial, dan kesulitan dalam mengelola emosi. Melalui aktivitas permainan, mahasiswa dapat lebih mudah mengungkapkan perasaan dan membangun komunikasi yang lebih terbuka dalam proses konseling. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan play therapy sebagai teknik konseling pada mahasiswa serta manfaatnya dalam membantu kesehatan psikologis mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang berkaitan dengan play therapy dan konseling mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa play therapy mampu membantu mahasiswa mengurangi stres, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki interaksi sosial, serta menciptakan suasana konseling yang lebih nyaman dan efektif dalam mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.