Penggunaan desensitisasi sitematis untuk mereduksi kecemasan berbicara di depan umum (glossophobia)

Nuraini Nuraini(1), Yola Eka Putri(2), Huriyah Fadhilah(3), Annisa Annisa(4),
(1) Universitas Negeri Padang Center for Educational Neuroscience, Trauma, and Human Behavior  Indonesia
(2) Universitas Sriwijaya  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang Center for Educational Neuroscience, Trauma, and Human Behavior  Indonesia
(4) Universitas Negeri Padang Center for Educational Neuroscience, Trauma, and Human Behavior 

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/01871

Full Text:    Language : en

Abstract


Kemampuan komunikasi merupakan kunci utama kesuksesan dalam peroses pembelajaran di sekolah. Namun realitanya saat ini masih banyak siswa yang mengalami kecemasan dalam berbicara di depan. Kecemasan yang dirasakan seperti rasa takut, khawatir, dan tubuh menggigil. Hal ini dikenal sebagai fenomena glossophobia yaitu suatu ketakutan berbicara di depan umum. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas penggunaan desensitisasi sistemtais pada fenomena glossophobia yang terjadi dikalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literature untuk mengumpulkan informasi yang relavan tentang efektivitas teknik desensitisasi sistematis pada siswa yang mengalami glossophobia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diakses melalui Google Scholar dengan menggunakan kata kunci desensitisasi sistematis mereduksi glossophobia pada remaja. Artikel yang dipilih merupakan hasil penelitian dari tahun 2016-2025 dan ditemukan sebanyak 30 artikel. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bagi konselor sekolah sebagai landasan untuk memberikan bantuan dalam mengurangi kecemasan siswa saat berbicara di depan menggunakan teknik desensitisasi sistematis. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mengembangkan potensi diri tanpa terhambat oleh masalah glossophobia

References


Astuti, B., & Pratama, A. I. (2020). Hubungan antara efikasi diri dengan keterampilan komunikasi siswa. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 13(2), 147–155. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v13i2.33757

Damanik, A. S., Lubis, R., & Ok, A. H. (2023). Implementasi Teknik Desensitisasi Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Siswa SMA Negeri 2 Binjai. Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 1160–1167.

Dansieh, S. A., Owusu, E., & Seidu, G. A. (2021). Glossophobia: The Fear of Public Speaking in

ESL Students in Ghana. Language Teaching, 1(1), p22. https://doi.org/10.30560/lt.v1n1p22

Docan-Morgan, T., & Schmidt, T. (2012). Reducing Public Speaking Anxiety for Native and NonNative English Speakers: The Value of Systematic Desensitization, Cognitive Restructuring, and Skills Training. Cross-Cultural Communication, 8(5), 16–19. https://doi.org/10.3968/j.ccc.1923670020120805.2018

Glory, N. (2021). Perception of Counsellors ’ Status on the Suitability of Systematic Desensitization Strategy for Curbing Examination Malpractice in Secondary Schools in Enugu State. 8(1), 8–15.

Heiriyah, A., & Aminah, A. (2022). Efektivitas Teknik Desensitisasi Sistematis dalam Konseling

Kelompok untuk Mengurangi Kecemasan Akademik Siswa. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 294–303. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.165

Khan, F., Ismail, S., Saqib Shafique, M., Ghous, K., & Arif Ali. (2015). Glossophobia among Undergraduate Students of Government Medical Colleges in Karachi. International Journal of Research (IJR), 2(1), 109–115.

Kolin, T. A., Waluwandja, P. A., & Olok, W. (2025). Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam

Mengatasi Kecemasan Siswa yang Menghadapai Aturan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi di SMA Negeri 7 Kota Kupang PENDAHULUAN Sekolah sebagai lembaga formal yang dapat meningkatkan kualitas pribadi peserta didiknya sehingga m. 8(1), 10–19.

Luh, N., Santi, P., Suarni, N. K., & Arum, D. (2014). Penerapan Konseling Behavioral dengan

Desensitisasi Sistematis untuk Meminimalisasi Kecemasan Siswa dalam Menyampaikan Pendapat Kelas VIII 10 di SMP Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 2(1), 10–18.

Manurung, R. T. (2012). Pendidikan Antikorupsi Sebagai Satuan Pembelajaran Berkarakter Dan Humanistik. Jurnal Sosioteknologi, 11(27), 227–239.

Minsih, M., Rusnilawati, R., & Mujahid, I. (2019). Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Membangun Sekolah Berkualitas Di Sekolah Dasar. Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 29–40. https://doi.org/10.23917/ppd.v1i1.8467

Permana, H., Harahap, F., & Astuti, B. (2017). Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Ujian Pada Siswa Kelas Ix Di Mts Al Hikmah Brebes. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 13(2), 51–68. https://doi.org/10.14421/hisbah.2016.132-04

Perveen, K., Hasan, Y., & Aleemi, A. R. (2018). Glossophobia: The Fear Of Public Speaking In

Female And Male Students Of University Of Karachi. Pakistan Journal of Gender Studies, 16(1), 57–70. https://doi.org/10.46568/pjgs.v16i1.115

Ramaiah, S. (2003). Kecemasan, bagaimana mengatasi penyebabnya. Yayasan Obor Indonesia.

Rambe, B., & Deliati, D. (2023). Implementasi Teknik Desensitisasi Sistematis Untuk

Meminimalisir Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Siswa Kelas Vii Smp Prima Tembung. Lokakarya, 2(2), 131. https://doi.org/10.30821/lokakarya.v2i2.3141

Rossi, A. M., & Seiler, W. J. (1989). The Comparative Effectiveness of Systematic Desensitization and an Integrative Approach in Treating Public Speaking Anxiety: A Literature Review and a Preliminary Investigation. Imagination, Cognition and Personality, 9(1), 49–66. https://doi.org/10.2190/vr76-9gef-jvbw-v5ub

Said, N., & Kanine, E. dkk. (2019). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Dengan Kecemasan Ibu Primigravida Di Puskesmastuminting. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 3(2), 1–8.

Schneider, K. J., & Leitner, L. M. (2016). Humanistic psychotherapy. The Curated Reference Collection in Neuroscience and Biobehavioral Psychology, 949–957. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-809324-5.22689-8

So, T. W. Y. (2022). What is glossophobia and how can it be overcome? A neuropsychological approach. Klarity Health. https://my.klarity.health/what-is-glossophobia/

Solikah, M. (2012). Pengaruh kecemasan siswa pada matematika dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. Journal UNESA, 1(1), 1–8.

Tampubolon, K., & Sibuea, N. (2022). Peran Perilaku Guru dalam Menciptakan Disiplin Siswa.

All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 1–7. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v2i4.467

Taufik, A. (2020). Analisis Indikator Kegagalan Siswa Dalam Menempuh Pendidikan Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran(JIPP), 4(3), 537–545.

Yuniantari, N. K. O., Gading, I. K., & ... (2023). Reducing Public Anxiety in Students through Behavioral Counseling with Systematic Decentization Techniques. … Journal of Counseling, 7(2), 230–238.


Article Metrics

 Abstract Views : 3 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.