Abstract
Kecemasan akademik jadi salah satu masalah yang cukup sering dialami mahasiswa, terutama saat menghadapi tuntutan seperti ujian, tugas, dan tekanan untuk berprestasi. Kondisi ini biasanya muncul karena pola pikir negatif terhadap kemampuan diri, yang akhirnya memicu rasa takut, tegang, dan kurang percaya diri. Kalau dibiarkan, kecemasan ini bisa berdampak pada menurunnya fokus belajar dan hasil akademik. Salah satu pendekatan yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT), yang menekankan hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas Cognitive Behavioral Therapy dalam mengurangi kecemasan akademik pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah dan buku yang relevan dengan topik tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa CBT cukup efektif dalam membantu mahasiswa mengenali dan mengubah pola pikir negatif menjadi lebih rasional, sehingga emosi yang muncul bisa lebih terkendali. Selain itu, CBT juga membantu mahasiswa mengubah perilaku menghindar menjadi lebih berani menghadapi situasi akademik yang menekan. Hal ini berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri serta kemampuan dalam menghadapi tuntutan akademik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Cognitive Behavioral Therapy merupakan salah satu pendekatan yang efektif untuk mengurangi kecemasan akademik pada mahasiswa.