Art therapy sebagai pendekatan kreatif dalam konseling untuk mengurangi kecemasan

Gebriella Berlian(1), Ifdil Ifdil(2), Hasnah Zaini(3), Rima Pratiwi Fadli(4), M. Fahli Zatrahadi(5),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang Center for Educational Neuroscience, Trauma, and Human Behavior  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(4) Universitas Negeri Padang Center for Educational Neuroscience, Trauma, and Human Behavior  Indonesia
(5) Univeristas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/01801

Full Text:    Language : en

Abstract


Kecemasan pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang kompleks, dipicu oleh faktor akademik, sosial, dan lingkungan, memerlukan intervensi efektif seperti art therapy. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas art therapy dalam mengurangi kecemasan remaja melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis studi terbitan lima tahun terakhir dari database seperti Google Scholar. Hasil menunjukkan bahwa art therapy (melalui lukis, musik, atau tari) signifikan menurunkan kecemasan, terutama pada remaja dengan Generalized Anxiety Disorder (GAD) dan tekanan akademik, serta kelompok rentan seperti pasien kanker dan lansia. Efektivitasnya bervariasi tergantung durasi intervensi, metode, dan dukungan lingkungan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa art therapy merupakan pendekatan terapeutik yang menjanjikan untuk mengelola kecemasan remaja, meski diperlukan adaptasi metode sesuai kebutuhan individu.


References


Adriani, S. N., & Satiadarma, M. (2011). Efektivitas art therapy dalam mengurangi kecemasan pada remaja pasien leukemia. Indonesian Journal of Cancer, 5(1). https://doi.org/10.33371/ijoc.v5i1.104

Annisa, M. D. (2018). Hubungan antara konsep diri dengan kecemasan umum pada remaja awal. Jurnal Psikologi, 10(2). https://doi.org/10.35760/psi.2017.v10i2.1778

Ardiansyah, M. H., Ramadhani, S., & Sukarnen, S. (2021, February). konsep art therapy pada Rancangan Rumah sakit khusus Onkologi sebagai Metode Penyembuhan Pasien Kanker. In Prosiding Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan dan Infrastruktur (pp. 249-253).

Arianti, M. (2023). Haritaatman Center: Mental Health Rehabilitation Center Dengan Pendekatan Art-Therapy (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Bolwerk, A., Mack-Andrick, J., Lang, F. R., Dörfler, A., & Maihöfner, C. (2018). How art changes your brain: Differential effects of visual art production and cognitive art evaluation on functional brain connectivity. NeuroImage, 155, 363-373. https://doi.org/10.1016/j.neuroimage.2017.11.017

Cahyani, Y. F., Aprilla, N., & Simatupang, T. (2024). Pemberian Terapi Seni Tie-Dye terhadap Kualitas Hidup pada Pasien Halusinasi di Ruang Mandau di Rumah Sakit Jiwa Tampan. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 1(4), 307-314. https://doi.org/10.70437/jpk.v1i4.829

Dewi, G. A. N. T., & Meiyutariningsih, T. (2021). Efektivitas Art Therapy Sebagai Katarsis untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Akademik pada Remaja. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(10), 5006-5015. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i10.4263

El Hafiz, S., & Himawan, K. K. (2020). Tantangan melakukan kajian literatur psikologi di Indonesia: Masalah mendasar dan solusinya. Jurnal Psikologi Ulayat, 8, 6–17. https://doi.org/10.24854/jpu125

Furyanti, E., & Sukaesti, D. (2018). Art Therapy Melukis Bebas Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Halusinasi. Jurnal Kesehatan Universitas Esa Unggul, 3(6), 1-10.

Haeyen, S., van Hooren, S., van der Veld, W. M., & Hutschemaekers, G. (2021). Promoting mental health versus reducing mental illness with art therapy: A mixed-methods evaluation. Arts in Psychotherapy, 72, 101716. https://doi.org/10.1016/j.aip.2020.101716

Hamidah, W., & Falah, AM (2023). Analisis Indikator Keberhasilan Proses Terapi Seni Sebagai Alternatif Metode Penyembuhan Kesehatan Mental. ATRAT: Jurnal Seni Rupa , 11 (2), 194-204.

Hidayati, FU, & Ahyani, LN (2023). Pengaruh Visual Art Therapy dalam Menurunkan Post Traumatic Stress Disorder pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Perseptual , 8 (1), 99-111.

Huet, V., & Springs, F. (2021). Art therapy and adolescent mental health: An integrative review. Arts in Psychotherapy, 73, 101747. https://doi.org/10.1016/j.aip.2021.101747

Jannah, L. R., & Harun, B. (2022). Dampak Pandemi Coronavirus Disease Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 108-113

Kim, H. E., Kim, S., & Kim, E. J. (2021). The effects of art therapy on emotional regulation and mental health: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 12, 744713. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.744713

Malchiodi, C. A. (2020). Handbook of art therapy. Guilford Publications.

Nagara, A. D., & Rifa’i, M. R. (2020). Efektivitas Art Therapy Untuk Pasien dengan General Anxiety Disorder (GAD). Jurnal Medika Cendikia, 7(02), 101-107. https://doi.org/10.33482/medika.v7i02.150

Nurfadilah, R. I., Anas, S. H., Rufaeda, J. J., & Azizah, I. N. (2024). Intervensi Art Therapy dan Dance Therapy dalam Mengurangi Kecemasan dan Mengelola Perubahan Emosi pada Anak Penyintas Kanker Selama Masa Pengobatan. DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(5), 296-307. https://doi.org/10.57101/dimasjurnal.v2i5.280

Padan, W. H., Roswita, M. Y., & Hastuti, L. W. (2013). Art Therapy untuk mengurangi kecemasan pada anak yang baru memasuki panti asuhan. PREDIKSI, 2(1), 50.

Putriani, L. (2021). Konselor Dalam Bimbingan Dan Konseling Kelompok Dengan Expressive Arts Therapy. Counseling AS SYAMIL: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 29-37

Riyanti, E., Pudjiati, P., Hidayat, E., Prayetni, P., & Nurdahlia, N. (2023). Terapi Seni (Mewarnai dan Menggambar) membantu lansia mengatasi kecemasan. Jurnal Keperawatan, 8(2), 252-260. https://doi.org/10.32668/jkep.v8i2.1349

Shokiyah, N. N., & Syamsiar, S. (2021). Terapi Seni Untuk Mengatasi Gangguan Kecemasan Pada Lansia Akibat Pandemi Covid-19. Acintya, 13(2), 165-177. https://doi.org/10.33153/acy.v13i2.4145

Tjugito, B., Satiadarma, M. P., & Subroto, U. (2021). Penerapan art therapy untuk mengurangi kecemasan mahasiswa usia emerging adulthood pada masa pandemi. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(2), 409. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i2.11354.2021

Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2021). Associations between screen time and lower psychological well-being among children and adolescents: Evidence from a population-based study. Preventive Medicine Reports, 23, 101449. https://doi.org/10.1016/j.pmedr.2021.101449

Wijaya, Y. (2022). Penanganan Kecemasan pada Remaja Menggunakan Intervensi Art Therapy: Anxiety Treatment in Adolescence Using Art Therapy Interventions. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 1(01), 21-28.


Article Metrics

 Abstract Views : 3 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.